OMDESA.id, TIDORE KEPULAUAN – Kondisi jarak pandang di jalur penyeberangan Pelabuhan Rum, Kota Tidore Kepulauan, menuju Pelabuhan Bastiong, Kota Ternate, menjadi perhatian pada Minggu (25/10/2026) sore hingga malam.
Berdasarkan pantauan di Pelabuhan Rum sekitar pukul 18.18 WIT, Kota Ternate dilaporkan tidak terlihat dari lokasi tersebut akibat terbatasnya jarak pandang.

Meski demikian, sejumlah speedboat dan kapal motor kayu masih terus melayani penumpang, termasuk masyarakat yang membawa kendaraan roda dua untuk menyeberang dari Pelabuhan Rum menuju Pelabuhan Bastiong, Ternate.

Di tengah kondisi tersebut, petugas Syahbandar masih terus memantau perkembangan aktivitas pelayanan dan pelayaran di Pelabuhan Rum guna mengikuti situasi terkini di jalur penyeberangan menuju Ternate.
Kondisi ini menjadi perhatian bagi para nahkoda speedboat dan motor kayu agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika jarak pandang terbatas. Nahkoda diharapkan mempertimbangkan kondisi cuaca dan situasi perairan sebelum maupun selama pelayaran.

Keselamatan penumpang dan awak kapal harus tetap menjadi prioritas utama. Para nahkoda juga diharapkan mematuhi arahan petugas berwenang serta tidak memaksakan pelayaran apabila kondisi dinilai tidak aman.

Masyarakat pengguna jasa transportasi laut pun diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan petugas pelabuhan, dan memperhatikan informasi terbaru mengenai kondisi pelayaran.
Pemantauan situasi oleh petugas serta kewaspadaan seluruh pihak menjadi hal penting untuk mendukung kelancaran penyeberangan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat yang menggunakan transportasi laut pada rute Rum–Bastiong.
(Tim/Red)






















