OMDESA.ID — JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) bertajuk Dua Tahun Pertama Pemerintahan: Kerja Nyata untuk Negeri di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Dalam sidang tersebut, Presiden menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan pengabdian seluruh jajaran Kabinet Merah Putih selama dua tahun pertama pemerintahan. Kepala Negara juga menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan nasional dan melanjutkan pembangunan demi mewujudkan Indonesia yang mandiri, tangguh, dan sejahtera.

Sejumlah agenda strategis menjadi perhatian dalam sidang kabinet tersebut, mulai dari perlindungan kekayaan alam, penegakan hukum terhadap pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga penguatan ketahanan pangan dan kemandirian energi nasional.

Presiden mengapresiasi semangat pengabdian serta kekompakan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih.
Menurut arahan yang disampaikan dalam sidang tersebut, kerja sama dan tanggung jawab seluruh unsur pemerintahan menjadi bagian penting dalam menjalankan program pembangunan nasional.
Di tengah ketidakpastian global dan persaingan geopolitik, penguatan ketahanan nasional juga menjadi perhatian.
Perlindungan terhadap kekayaan alam Indonesia serta upaya menjaga persatuan bangsa dinilai penting untuk memastikan kepentingan nasional tetap terjaga.

Penegakan Hukum Karhutla
Presiden turut menekankan pentingnya pengusutan tuntas terhadap dugaan keterlibatan individu maupun korporasi dalam kasus kebakaran hutan dan lahan.
Penindakan hukum harus dilakukan terhadap pihak-pihak yang terbukti melanggar ketentuan perundang-undangan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya melindungi lingkungan sekaligus menjaga kekayaan alam agar tidak menimbulkan kerugian bagi negara dan masyarakat.

Swasembada Pangan dan Kemandirian Energi
Di sektor pangan, pemerintah menaruh perhatian pada keberlanjutan swasembada pangan sebagai salah satu fondasi ketahanan nasional.
Sementara di bidang energi, pengembangan sumber energi dalam negeri, termasuk biodiesel dan etanol, menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian energi serta mengurangi ketergantungan pada sumber energi dari luar negeri.
Agenda tersebut membutuhkan koordinasi lintas sektor dan pelaksanaan program yang berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.
Mandat Rakyat Harus Dijalankan dengan Tanggung Jawab

Dalam menjalankan pemerintahan, Presiden menegaskan pentingnya keberanian, ketegasan, dan tanggung jawab dalam melaksanakan mandat rakyat. Setiap kebijakan dan langkah strategis pemerintah diharapkan tetap berorientasi pada kepentingan nasional serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dua tahun pertama pemerintahan menjadi pijakan untuk melanjutkan berbagai agenda pembangunan. Ke depan, konsistensi pelaksanaan program, penegakan hukum, perlindungan sumber daya alam, serta penguatan sektor pangan dan energi akan menjadi bagian penting dalam upaya membangun Indonesia yang semakin mandiri dan tangguh.
Kerja nyata pemerintah pada akhirnya perlu diwujudkan melalui hasil pembangunan yang dapat dirasakan masyarakat, termasuk warga desa yang menjadi bagian penting dari pembangunan nasional.(Tim/Red)






















