JAKARTA –OMDESA.id,Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, menerima kunjungan Bupati Buru bersama jajaran kepala dinas di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/8/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis pembangunan di Kabupaten Buru sekaligus upaya memperkuat dukungan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah percepatan pembangunan infrastruktur, terutama jalan dan jembatan. Infrastruktur tersebut dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Buru.

Pembahasan juga mencakup program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah Kabupaten Buru menyampaikan sejumlah kebutuhan terkait keberlanjutan pembangunan dan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), termasuk usulan penambahan titik layanan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Sementara pada sektor Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), perhatian diarahkan pada kesiapan gerai, pengembangan model bisnis, serta upaya mengintegrasikan koperasi dengan perekonomian desa dan ekosistem program MBG.
Isu pengelolaan lingkungan juga menjadi bagian penting dalam pertemuan tersebut. Pemkab Buru menyampaikan kebutuhan dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pengelolaan sampah melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), peningkatan armada pengangkut dan kontainer, serta penanganan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dan limbah medis secara lebih terpadu.

Berbagai usulan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan Kabupaten Buru agar berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Pemerintah pusat dan pemerintah daerah pun terus memperkuat sinergi dalam mengawal berbagai agenda pembangunan, dengan memastikan kebutuhan daerah dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
Pertemuan antara Kepala Staf Kepresidenan dan Bupati Buru ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempercepat realisasi berbagai program pembangunan, sekaligus memperkuat hubungan kerja antara pemerintah pusat dan daerah demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Buru.(*)















