Halmahera Timur,OMDESA.id– Kerusakan jembatan di ruas jalan lintas Kecamatan Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur, mengancam keselamatan pengguna jalan sekaligus berpotensi menghambat aktivitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah.
Informasi mengenai kondisi jembatan tersebut diterima tim OMFADULI.id dari masyarakat. Menindaklanjuti laporan itu, tim langsung melakukan peninjauan ke lokasi pada Jumat, 31 Juli 2026, sekitar pukul 11.00 WIT.

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan bahwa beberapa papan lantai jembatan telah patah dan berlubang. Kondisi tersebut dinilai cukup membahayakan, terutama bagi kendaraan roda empat maupun truk yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Jembatan yang mengalami kerusakan berada di ruas jalan penghubung Desa Lili menuju Desa Doromoi, tepatnya di sekitar Dusun Rumah 7, Kecamatan Maba Utara. Jalur ini merupakan akses vital yang menghubungkan sejumlah wilayah dan menjadi urat nadi mobilitas masyarakat.
Berdasarkan keterangan warga setempat, jembatan tersebut sebelumnya pernah mengalami kerusakan dan diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat. Namun, kerusakan kembali terjadi yang diduga dipengaruhi tingginya intensitas kendaraan bertonase berat, seperti truk pengangkut material proyek dan kendaraan lintas lainnya yang rutin melintasi jembatan.
Hingga kini, aktivitas truk pengangkut material timbunan untuk pekerjaan jalan tani maupun jalan utama masih terus berlangsung. Warga khawatir kondisi tersebut akan memperparah kerusakan apabila tidak segera dilakukan perbaikan oleh pemerintah.
Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan, kerusakan jembatan juga dikhawatirkan mengganggu kelancaran distribusi logistik, hasil pertanian, serta aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada akses jalan tersebut. Tidak hanya itu, mobilitas pelajar, tenaga kesehatan, dan pelayanan publik lainnya juga berpotensi terdampak apabila kondisi jembatan terus memburuk.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur bersama instansi teknis terkait segera melakukan penanganan agar kerusakan tidak semakin parah dan dapat mencegah terjadinya kecelakaan.
Warga menilai perbaikan jembatan harus menjadi prioritas mengingat fungsinya yang sangat penting sebagai penghubung antarwilayah dan penunjang aktivitas ekonomi maupun pelayanan masyarakat di Kecamatan Maba Utara.(*)


















